Google Website Translator Gadget

Kamis, 17 November 2011

Wonosobo Tempoe Doeloe III

Seperti 2 postingan terdahulu, Wonosobo Tempo Doeloe dan Wonosobo Tempo Doeloe II, kali ini pun kembali menampilkan koleksi foto-foto yang menggambarkan keadaan Wonosobo di masa lalu. Monggo silakan dinikmati persembahan ini, cekidot.

 
Alun-alun Wonosobo 1950 saat perayaan HUT RI


 
Alun-alun Wonosobo 1972



 
Komplek percandian Dieng, salah satu aset Wonosobo yang harus kita jaga kelestariannya.

 
Lokasi ini sekarang Jl. A.Yani sekitar jembatan layang antara Rita dan Pasar Induk, ternyata lokasi ini sudah terlihat padat sejak jaman dulu, tidak heran bila sekarang menjadi salah satu lokasi yang hampir setiap saat terjadi kemacetan, disinilah pusat perekonomian Wonosobo dari dulu hingga sekarang.



 
Potret kehidupan kalangan bangsawan Wonosobo di masa lalu

 
Kledung Pass, perbatasan Wonosobo-Temanggung, pesona keindahannya menjadi daya tarik sejak dulu


 
Mata Air mangli sudah menjadi pemandian sejak dulu


 
Telaga menjer, landskap paling gokil di Wonosobo

 
Gereja Papadange Jagad

 
Pesanggrahan Dieng, sekarang menjadi terminal dieng

 
Sekarang BRI selatan alun-alun

 
 Angel Dieng Plateau dari desa Sembungan, patak banteng di masa lalu


 
Taman Kartini, sekarang Perpusda

 
Wisma PJKA di Jl. P.Ronggolawe, sekarang pun bangunannya masih model jaman dulu

 
Kalau yang ini saya sendiri juga bingung di mana, yang jelas ada tulisan Polsek di situ, kira-kira Polsek mana yah ?


Demikian artikel ini saya tampilkan, foto-foto diatas saya dapatkan dari beberapa sumber, semoga bisa menambah wawasan kita tentang Wonosobo.
Sekian.

sumber : http://nexta.wordpress.com/2011/04/30/wonosobo-tempo-doeloe-iii/

Rendang, Masakan Asli Indonesia Terenak di Dunia

Rendang
http://supermilan.wordpress.com
Rendang, masakan tradisional khas dari Sumatera Barat dengan daging sapi sebagai bahan utamanya sangat digemari di semua kalangan, masuk dalam daftar 50 makanan terenak di dunia dirilis oleh CNNgo. Massaman Curry dari Thailand menduduki peringkat pertama. Rendang menduduki peringkat 11. Apa saja makanan terenak di dunia lainnya?

Peringkat yang dibuat oleh CNNgo ini mengundang banyak komentar. Mengapa Frech Fries tak masuk peringkat? Juga banyak komentar mengenai makanan yang masuk peringkat dan tidak. Peringkat berdasarkan polling ini pun masih bisa berubah.

Makanan Amerika terbanyak menduduki peringkat. Sedangkan Thailand, Vietnam, Hongkong dan Singapura termasuk negara Asia yang memiliki makanan yang cukup populer di dunia.

Rendang Masakan Terenak Di Dunia

Berikut 50 makanan terenak di dunia, mana saja yang jadi favorit dan pernah Anda cicipi?
1. Massaman Curry, Thailand
2. Neapolitan Pizza, Italia
3. Chocolate, Mexico
4. Sushi, Jepang
5. Peking Duck, Cina
6. Hamburger, Jerman
7. Penang Assam Laksa, Malaysia
8. Tom Yam Goong, Thailand
9. Ice Cream, Amerika
10. Chicken Muamba, Gabon
11. Rendang, Indonesia
12. Sheperd’s Pie, Inggris
13. Corn on the cob, global
14. Doughnut, Amerika
15. Kalua pig, Amerika
16. Egg Tart, Hongkong
17. Lobster, global
18. Kebab, Iran
19. Nam tok moo, Thailand
20. Arepaz, Venezuela
21. Croissant, Perancis
22. Brownie and Vanila Ice cream, global
23. Lasagna, Italia
24. Champ, Irlandia
25. Buttered Garlic Crab, India
26. Fajitas, Mexico
27. Montreal Style Smoked Meat, Canada
28. Pho, Vietnam
29. Ohmi-gyu Beefsteak, Jepang
30. Goi cuon, Vietnam
31. Parma ham, Italia
32. Ankimo, Jepang
33. Fish n Chips, Inggris
34. Maple Syrup, Kanada
35. Chilli Crab, Singapura
36. Texas BBQ pork, Texas
37. Chicken parm, Australia
38. Frensh Toast, Hongkong
39. Ketchup, Amerika
40. Marzipan, Jerman
41. Stinky Tofu, Asia Tenggara
42. Buttered Tost with Marmite, Inggris
43. Tacos, Mexico
44. Poutine, Kanada
45. Chicken Rice, Singapura
46. Som Tam, Thailand
47. Seafood Paella, Spanyol
48. Potato Chips, Amerika
49. Masala Dosa, India
50. Buttered popcorn, Amerika
Kalau pilihan anda?

sumber : http://supermilan.wordpress.com/2011/10/26/rendang-masakan-asli-indonesia-terenak-di-dunia/

B. J . Habibie, Insinyur Pesawat Terbang yang Menjadi Presiden RI

Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.


Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.


Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.


Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.

Sebagian Karya beliau dalam menghitung dan mendesain beberapa proyek pembuatan pesawat terbang :

* VTOL ( Vertical Take Off & Landing ) Pesawat Angkut DO-31.
* Pesawat Angkut Militer TRANSALL C-130.
* Hansa Jet 320 ( Pesawat Eksekutif ).
* Airbus A-300 ( untuk 300 penumpang )
* CN - 235
* N-250
* dan secara tidak langsung turut berpartisipasi dalam menghitung dan mendesain:
· Helikopter BO-105.
· Multi Role Combat Aircraft (MRCA).
· Beberapa proyek rudal dan satelit.

Sebagian Tanda Jasa/Kehormatannya :

* 1976 - 1998 Direktur Utama PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara/ IPTN.
* 1978 - 1998 Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
* Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi / BPPT
* 1978 - 1998 Direktur Utama PT. PAL Indonesia (Persero).
* 1978 - 1998 Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam/ Opdip Batam.
* 1980 - 1998 Ketua Tim Pengembangan Industri Pertahanan Keamanan (Keppres No. 40, 1980)
* 1983 - 1998 Direktur Utama, PT Pindad (Persero).
* 1988 - 1998 Wakil Ketua Dewan Pembina Industri Strategis.
* 1989 - 1998 Ketua Badan Pengelola Industri Strategis/ BPIS.
* 1990 - 1998 Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-lndonesia/lCMI.
* 1993 Koordinator Presidium Harian, Dewan Pembina Golkar.
* 10 Maret - 20 Mei 1998 Wakil Presiden Republik Indonesia
* 21 Mei 1998 - Oktober 1999 Presiden Republik Indonesia

ref : http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id
http://www.e-smartschool.com/